Triasmitra Catat Laba Bersih Tumbuh 63% dan Targetkan Pendapatan Rp1,01 Triliun pada 2026
19 Jun 2026
Jakarta, 18 Juni 2026 - PT Ketrosden Triasmitra, Tbk (IDX: KETR) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Public Expose Tahun 2026 sebagai wujud komitmen Perseroan terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta keterbukaan informasi kepada para pemegang saham dan publik.
Dalam agenda tersebut, Perseroan menyampaikan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025, perkembangan berbagai proyek strategis, serta arah pengembangan bisnis yang akan menjadi fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia.
Kinerja Keuangan Bertumbuh Positif
Sepanjang tahun 2025, Triasmitra berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp750 miliar, meningkat 35% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut turut mendorong kenaikan laba usaha menjadi Rp263 miliar, atau tumbuh 39% secara tahunan.
Sementara itu, laba bersih Perseroan mencapai Rp138 miliar, meningkat 63% dibandingkan tahun 2024. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset infrastruktur, memperluas basis pelanggan, serta menjaga efisiensi operasional secara konsisten.
Melanjutkan momentum tersebut, Perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp1,01 triliun pada tahun 2026. Target ini akan didukung oleh optimalisasi penjualan kapasitas jaringan kabel laut dan kabel darat yang telah beroperasi, serta monetisasi berbagai proyek strategis, termasuk Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8 dan SKKL Median Ring Indonesia (Merindo).
Penguatan Tata Kelola Perusahaan
RUPST juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik sekaligus mendukung akselerasi pertumbuhan bisnis Perseroan.
Perseroan menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ibu Nelly Henry selama menjabat sebagai Komisaris Independen. Selanjutnya, posisi Komisaris Independen dijabat oleh Bapak Kennedy Simanjuntak, sementara Ibu Glory Simanjuntak diangkat sebagai Komisaris. Adapun posisi Komisaris Utama tetap dijabat oleh Bapak P. Sartono.
Rising 8 Siap Memperkuat Konektivitas Internasional
Dalam Public Expose, Perseroan juga menyampaikan perkembangan proyek strategis SKKL Rising 8. Pada Mei 2026, Triasmitra berhasil menyelesaikan penggelaran segmen Jakarta–Batam menggunakan kapal penggelar kabel milik Perseroan, Cable Laying Vessel (CLV) Bentang Bahari.
Jaringan sepanjang 1.054 kilometer ini dilengkapi 16 fiber pair, 11 repeater, dan memiliki kapasitas desain hingga 400 Tbps, sehingga diharapkan mampu memperkuat konektivitas internasional sekaligus mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.
Menariknya, bahkan sebelum proyek selesai dibangun, Perseroan telah memperoleh komitmen dari lima pelanggan. Hal tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan pasar terhadap infrastruktur konektivitas berkapasitas tinggi yang andal dan aman.
Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk, Titus Dondi Patria, mengatakan bahwa keberhasilan penyelesaian Rising 8 menjadi bukti kemampuan Perseroan dalam membangun dan mengoperasikan infrastruktur kabel laut berteknologi tinggi secara mandiri: "Keberhasilan penyelesaian SKKL Rising 8 merupakan bukti kapabilitas Perseroan dalam mengembangkan dan mengoperasikan infrastruktur kabel laut berteknologi tinggi secara mandiri. Komitmen pelanggan yang telah kami peroleh bahkan sebelum proyek beroperasi mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kualitas infrastruktur dan layanan yang kami bangun. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan konektivitas nasional melalui pengembangan infrastruktur digital yang andal, berkelanjutan, dan bernilai tambah."
Optimalisasi CLV Bentang Bahari dan Persiapan SKKL Merindo
Keberhasilan pelayaran perdana CLV Bentang Bahari menjadi langkah penting dalam strategi pengembangan bisnis Perseroan. Ke depan, kapal tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai proyek internal maupun eksternal.
Untuk proyek internal, CLV Bentang Bahari akan mendukung pekerjaan Post Laid Inspection & Burial (PLIB) pada SKKL Rising 8 Jakarta–Batam serta diproyeksikan digunakan dalam pembangunan SKKL Median Ring Indonesia (Merindo) pada tahun 2027.
Di sisi lain, Perseroan juga melihat peluang yang semakin besar dari permintaan jasa penggelaran maupun restorasi kabel laut di berbagai wilayah Indonesia. Tingginya minat pasar tersebut memperkuat prospek utilisasi CLV Bentang Bahari sebagai salah satu aset strategis Perseroan.
Sementara itu, proyek SKKL Median Ring Indonesia (Merindo) terus dipersiapkan sebagai infrastruktur digital yang akan memperkuat konektivitas kawasan Indonesia Tengah. Tahap pertama proyek akan membangun jaringan sekitar 2.360 kilometer menggunakan teknologi repeatered submarine cable dengan 16 fiber pair dan kapasitas hingga 24 Tbps per fiber pair.
Penggelaran proyek ditargetkan dimulai pada kuartal III 2027 dengan target Ready for Service (RFS) pada awal tahun 2028. Saat ini Perseroan telah menyelesaikan identifikasi lokasi pendaratan kabel, memperoleh rekomendasi awal regulator, mempersiapkan pelaksanaan marine survey, serta menjalankan proses seleksi vendor utama.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Triasmitra optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital nasional yang mendukung pemerataan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Tags: RUPST 2026, Public Expose 2026, KETR, Rising 8, SKKL Merindo, Infrastruktur Digital, Investor Relations
EN
ID